Subjus

Share all about subjus and more!

Masalah Yang Timbul Ketika Mesin Dalam Kondisi Dingin

Ketika hendak menghidupkan/ menyalakan mesin saat pertama kali pada saat kondisi mesin yang masih dingin tentu tidak jarang akan menemui beberapa kendala/ masalah. Sering kali banyak orang yang bertanya-tanya, “kenapa mesin sangat susah dihidupkan ketika menyalakannya dipagi hari dalam kondisi mesin yang masih dingin?”

Masalah-masalah yang akan ditimbulkan ketika akan menghidupkan mesin saat kondisi yang masih dingin antara lain ketika kondisi dinding silinder dan manifold masih dalam keadaan dingin, maka dapat menyebabkan bensin yang sulit menguap dan akan membuat bensin tersebut mengembun baik di manifold maupun di dinding silinder (menempel di dinding-dinding intake manifold atau silinder). Ketika bensin mengembun, maka hanya sedikit bagian dari bensin yang dapat menguap sehingga akan membentuk campuran antara bahan bakar bensin dengan udara menjadi kurus/ miskin. Campuran yang kurus mengakibatkan mesin susah untuk dihidupkan.
Untuk mengatasi masalah mesin yang susah dihidupkan saat kondisi mesin masih dingin antara lain dengan cara menambah suplai bensin ke dalam ruang bakar. Penambahan suplai bensin ke dalam ruang bakar ketika kondisi mesin masih dingin akan membuat bagian bensin yang dapat menguap lebih banyak sehingga campuran antara bahan bakar bensin dan udara dapat sesuai (cukup). Karena campuran sesuai maka akan membuat mesin mudah dihidupkan.

Ketika mesin sudah mencapai temperatur normal maka penambahan suplai bahan bakar bensin sudah tidak diperlukan lagi, karena jika suplai bahan bakar bensin tetap dilanjutkan maka akan membuat campuran menjadi kaya/ gemuk sehingga akan membuat masalah yang lain diantaranya jika campuran terlalu kaya dapat menyebabkan mesin mati, emisi gas buang berupa emisi gas HC meningkat dan lain sebagainya.
Untuk mengatasi masalah diatas, maka dibuatlah suatu sistem yang dapat menambah suplai bahan bakar ketika kondisi mesin masih dingin dan mengembalikan suplai bahan bakar dalam kondisi normal ketika mesin sudah mencapai temperatur normal. Sistem yang dimaksud yaitu sistem cuk.

Sehingga prosedur yang benar ketika akan menyalakan mesin pada pagi hari dalam keadaan mesin yang masih dingin yaitu dengan mengaktifkan sistem cuknya (untuk sistem cuk yang masih manual). Biarkan kendaraan hidup dalam waktu kurang lebih 5 menit/ sampai mesin kendaraan tersebut mencapai temperatur kerjanya. Ketika mesin sudah panas maka matikan sistem cuknya. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel berikut ini :
Keadaan motor
Sistem cuk manual
Sistem cuk otomatis
Saat start dingin
Tarik tombol cuk secara penuh sehigga katup cuk tertutup penuh.
Katup cuk akan tertutup secara otomatis saat mesin masih dingin.
Mesin baru hidup
(tetapi temperatur mesin masih dingin)
Kembalikan tombol cuk ½ bagian
untuk mencegah supaya mesin tidak mati akibat campuran yang terlalu kaya
Katup cuk akan dibuka sedikit secara otomatis setelah mesin hidup oleh choke breker.
Saat mesin dingin sampai mencapai temperatur kerja
Tombol cuk dikembalikan ke posisi semula setelah mesin hidup dan mencapai temperatur kerjanya (misal setelah hidup kurang lebih 2 sampai 5 menit)
Ketika temperatur memakin semakin panas, maka katup cuk akan semakin membuka sampai terbuka penuh (kurang lebih 2 sampai 5 menit)
Putaran mesin akan berangsur kembali ke putaran idle.
Saat mesin sudah panas
_
Sistem cuk akan secara otomatis tidak akan bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.